MAIN CATUR YUK, BIAR PINTAR!*

Mau jadi anak pintar? Belajarlah bermain catur!

Tahukah kalian, banyak manfaat yang didapat dari bermain catur (Chess). Di antaranya main catur bisa bikin kita lebih pintar, meningkatkan daya pikir, melatih kesabaran dan ketekunan serta tak mudah lupa.

Sejarah Catur

Permainan di atas papan berisi 8 x 8, atau 64 kotak ini berasal dari India sejak 500 Masehi, kemudian menyebar ke Persia dan masyarakat Arab. Chess menyebar ke Eropa ketika kekuasaan Islam pada awal abad pertengahan memasuki Eropa dari selatan Spanyol.

Bentuk buah catur juga sempat berubah. Awalnya bentuk buah catur mirip manusia, kini bentuknya berubah menjadi abstrak. Tetapi, ketika memasuki Eropa, buah catur kembali mengambil bentuk menyerupai manusia.

Buah-buah catur mewakili sejumlah golongan pada abad pertengahan;

– Buah pion yang dalam Bahasa Inggris disebut ‘pawn’, mewakili budak yang kala itu selalu mengorbankan jiwa dan raga,
– Buah benteng atau ‘rook’ mewakili rumah dan tempat berlindung,
– Buah kuda atau ‘knight’ mewakili ksatria yang senantiasa melindungi negara,
– Buah menteri atau patih yang dalam Bahasa Inggris disebut ‘bishop’ mewakili gereja yang menjadi lambang keagamaan di abad pertengahan
– ratu atau ‘queen’ mewakili ratu yang merupakan wanita yang paling berkuasa pada masa itu
– raja atau ‘king’ mewakili raja yang merupakan pucuk pimpinan dan menentukan kalah menangnya pertarungan.

Pintar Lewat Catur

Dengan sering bermain catur, dijamin kalian pandai dalam mata pelajaran. “Karena, catur itu identik dengan berpikir,” kata Pak Edhi Handoko, pelatih catur yang juga pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI). Apalagi, menurut Pak Edhi, pecatur andal punya daya ingat kuat dan perhitungan yang cermat.

Bahkan, menurut psikolog, Zuraida Retno Pamungkas, S.Psi, permainan catur melatih ketekunan dan meningkatkan kemampuan berpikir. Sehingga lewat bermain catur dengan benar, kalian bisa jadi anak pintar, sabar, dan tidak pikun alias pelupa.

Buah Catur

Setiap pemain mendapat 16 buah catur, terdiri dari:
– 8 Pion yang berada pada baris kedua dari sisi pemain;
– 2 Benteng yang diletakkan di baris terdekat dengan pemain kotak terluar;
– 2 Kuda yang diletakkan di kotak kedua terluar di sisi kiri dan kanan;
– 2 Menteri/patih yang mengapit raja dan ratu;
– 1 Raja merupakan buah catur yang paling tinggi dengan mahkota di puncaknya, dan
– 1 Ratu sedikit lebih pendek dari raja, juga memiliki mahkota dengan beberapa titik di bagian atas. Ratu buah catur putih diletakkan pada kotak warna putih, begitu pula ratu buah catur hitam diletakkan di kotak hitam.

Aturan Main

Catur dimainkan dua orang. Masing-masing pemain memegang buah catur putih melawan buah catur hitam. Yang menjadi pemenang dalam catur adalah dia yang berhasil men-skak atau mematikan raja.

Masing-masing buah catur memiliki cara jalan masing-masing. Pion hanya boleh jalan satu kotak ke depan, kecuali langkah pertamanya, boleh dua kotak ke depan. Pion tidak boleh jalan mundur, namun pion makan musuhnya dengan langkah diagonal ke kiri atau kanan.

Benteng berjalan lurus secara vertikal dan horizontal, sementara Menteri/Patih berjalan maju mundur secara diagonal. Cara jalan Ratu merupakan kombinasi cara jalann Benteng dan Patih. Kuda bisa melompati halangan di depannya, asalkan alur jalannya seperti huruf “L” sebanyak 4 kotak. Nah, kalau raja bisa berjalan ke segala arah, tapi hanya satu kotak.

Lewat Catur Kamu Bisa:

  • Belajar banyak hal baru
  • Sabar dan tekun
  • Punya daya ingat tinggi
  • Interaksi dengan orang lain
  • Toleransi
  • Berani membuat keputusan
  • Sportif (menerima menang dan kalah dengan lapang dada)


Nilai 10 Buat Pehobi Catur

Gadis 10 tahun ini sudah bermain catur sejak kelas 4 SD. Darayani Amalia bahkan bisa ke Singapura lewat hobinya ini. Siswa Kelas 5-K SD Madania Bogor ini telah berhasil menjuarai berbagai kompetisi catur, diantaranya juara kedelapan kompetisi catur se-Asia di Singapura, juara pertama catur se-Bogor, dan juara keempat catur se-Jawa Barat.

Terbukti, Lewat kegemaran bermain catur, Dara selalu juara pertama dalam lomba cerdas cermat di sekolahnya. Bahkan, gadis yang bercita-cita menjadi pecatur ini tak jarang memperoleh nilai 10 dalam pelajaran matematika yang memang digemarinya. (jat)

*) dimuat di Majalah anak-anak ZONA edisi 2/Maret 2006, atau buka http://www.edc-magazine.com

Advertisements
Leave a comment

8 Comments

  1. menurut saya harusnya : pintar yuk biar bisa main catur…

    Reply
  2. oya? alasannya?

    Reply
  3. iya kalo gak pintar mikir gak akan bisa main catur

    Reply
  4. makanya biar pintar, main catur yuuu’..! hehehe… tulisan ini dimuat di majalah anak-anak ZONA yang pembacanya adalah anak-anak kelas 3-6 SD. begitu lho

    Reply
  5. sayakan bukan orang pintar

    Reply
  6. jadi gak suka main catur

    Reply
  7. 17 Agustus 2000 dibantai sama pak Hendrik tetangga rumah dalam Pertandingan Catur RT 009. Habis itu kapok nggak mau ikut pertandingan lagi. Tapi setelah baca tulisan ini jadi mau memperdalam ilmu percaturan lagi.

    Reply
  8. alhamdulillah.. syukur deh kalo gitu. selamat ber-catur!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: