Terkabul…!!

Gara-gara baca postingan bapak Ogie … Jadi pengen ikutan share…

Kejadian ini terjadi jauuuh hari sebelum baca buku Law of Attraction (LOA)-nya Michael J. Losier. Hanya saja, ketika membaca buku itu, aku jadi yakin bahwa kejadian-kejadian berikut ini merupakan bukti bekerjanya LOA.

“You are what you think” kata seorang filusuf (namanya lupa), seperti firman Allah dalam Al Qur’an, “Aku seusai dengan prasangka hamba-Ku”. Dan ini benar! Aku pernah mengalami itu beberapa kali.

#Kejadian 1

Pas SMA aku sempat mbatin, “Aku ingin sekali nge-kost”. Padahal aku anak tunggal. Kalo secara logika dan perasaan kayaknya gak mungkin banget aku ninggalin orang tuaku. Lagian, mereka mana mau aku sekolah jauh-jauh… Ternyata, semua terjawab melalui kejadian berikut…

#Kejadian 2

“Kamu pilih jurusan apa, Jat? Pokoknya paling jauh di Bogor lho!” ujar (alm) Bapakku sesaat sebelum aku mengumpulkan formulir UMPTN (sekarang SPMB. Red).

Karena waktu itu aku lagi sebeeel banget sama bapakku—maklum ABG—aku jawab ngasal dengan nada menantang, “Pokoknya saya akan kuliah di Bandung! Saya akan kuliah jauh dari Bapak!!”

Alhasil aku lulus UMPTN dan diterima di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung.

#Kejadian 3

Kuliah di jurusan jurnalistik UNPAD pas angkatanku itu identik dengan “lama lulus”. 5 tahun adalah waktu standar, bahkan relatif cepat, untuk menyelesaikan studi. “Paling gue lulus akhir 2004,” celetukku suatu ketika pas masuk tingkat tiga kuliah. Dan saudara-saudara… aku lulus sidang pada November 2004, lalu diwisuda Desember 2004.

#Kejadian 4

Menjelang kelulusan, aku rasanya ingiiin sekali membalas pengorbanan ibu sebagai orang tua tunggal (karena bapak sudah meninggal. Red) yang telah membiayai kuliahku. Lalu aku sempat mbatin, “Nanti kalau udah lulus kuliah, pingiiiin banget deh pergi haji berdua sama ibu.”. Padahal waktu itu gak tau caranya gimana dan duit dari mana, pokoknya pingiiin banget. Subhanallah… 2 tahun setelah lulus kuliah, aku dan ibu menunaikan haji.

Masih banyak lagi kejadian-kejadian yang membuktikan bekerjanya LOA itu. Tapi kejadian berikut ini adalah “ketertarikan sadar” yang aku alami pasca baca buku LOA;

#Kejadian 5

Angkot T11 jurusan Cililitan – Mekarsari tergolong jarang yang bertolak dari Cililitan, karena biasanya angkot merah dari Mekarsari ini hanya sampai Pasar Rebo. Makanya aku beberapa kali terlambat sampai kantor hanya karena lama menunggu angkot satu ini. Padahal perjalanannya sendiri hanya membutuhkan waktu 30 menit!

Maka pada suatu hari, dalam perjalanan menuju perempatan Cililitan yang ramai dengan kendaraan bermotor, aku memvisualisasikan kejadian yang ternyata sama persis dengan yang terjadi kemudian. Aku membayangkan pada saat menyebrang jalan di perempatan ramai itu, tampak angkot merah T11 yang sedang mengetem. Padahal biasanya T11 gak pernah ngetem di perempatan Cililitan loh, soalnya ada polisi. Tapi ternyata sejurus kemudian pada saat aku setengah berlari melalui zebra cross yang membentang di sisi lampu merah, kulihat ‘angkot tercintaku’ sedang mengetem, saudara-saudara!! Luar biasaaah…! Subhanallah…!!***

Previous Post
Leave a comment

21 Comments

  1. selamat:) semoga keinginannya terus terkabulkan:)

    Reply
  2. seru seru seruuuuuu !!!! hehehe… memang benar ituh, Allah menurut prasangka hambaNya.. dan bahasa alam bawah sadar bisa lewat visual.. jadiiii… mari banyak berkhayal… kekekeee…

    Reply
  3. mbakje…. pinjammmmmmmmmmm bukunyaaaaaaa…… =D
    aku sering berprasangka Allah akan ngasih hukuman kalo aku sengaja berbuat salah…
    dan prasangkaku biasanya selalu benarr…. :'( 😀

    Reply
  4. Mbak, ini kira-kira sama dengan ilmunya the Secret nggak ya? aku kagum dengan Kejadian No 4 yang pergi berhaji itu lho…

    Reply
  5. …. Jadi pengin berkhayal dikirim paket berisi buku LOA dari mbak Je'…
    *ngarep.com
    8-))

    Reply
  6. amin… iya niy, insyaallah sedang dalam proses mewujudkan keinginan 🙂

    Reply
  7. yooo… mariii… ;p

    Reply
  8. makanya klo ahad dateng doong hehehehe…
    klo mbatin ati2 ya'… mbatin yg bagus2 ajah… Allah itu sesuai prasangka hamba-Nya

    Reply
  9. intinya sih sama…. bagaimana suasana hati kita dapat menghasilkan getaran (postif atau negatif) yang ibarat magnet, bisa menarik hal-hal yang kita inginkan/tidak inginkan….

    Reply
  10. LOA beda dari sekedar berkhayal loh. LOA jg harus realistis. misalnya, klo ane gk tau alamat antum, mustahil banget kan bisa kirim paket ke situ, apalagi kalo gk ada ongkos kirim… hehehehe ;p

    Reply
  11. aku jg pernah, lagi capek2 pulang kerja, ngeliat kopaja penuh begitu, dalam hati ngebatin, kalo ada express tarif lama yang bagus & supirnya baik, mau naik taksi aja deh.. eh, gak lama tu taksi lewat.. alhamdulillah.. 🙂

    Reply
  12. iya alhamdulillah… hati emang gk bisa bo'ong. sebenarnya pada saat itulah kita mengeluarkan getaran energi yang 'menarik' hasrat keinginan kita… wallahua'lam

    Reply
  13. ehmmmm……….! pengalaman yang mengesankan yach! kayaknya sangat2 perlu dicontoh nih ^_^. semoga keinginan terbesarnya sekarang bisa lekas terkabul ya ukhti!

    Reply
  14. amiiiiiiin…

    Reply
  15. gue ngayal jadi pinter tapi males belajar… terkabul gak yeee… heheheheeeee..

    Reply
  16. bagaimana penonton… kira2 apa jawabannya? 🙂

    Reply
  17. Betul bangeeet… aku dari SD hingga SMA selalu memimpikan untuk kuliah S2 di Amrik entah gimana caranya. Ketika itu segalanya kelihatannya ga memungkinkan (Bapak pensiunan, IP S1 biasa saja, belum pernah test TOEFL, dan belum punya pengalaman kerja yang impressive), tapi karena terbayang terus kuliah di sana… semuanya tertata sedemikan rupa sehingga akhirnya aku mendapat beasiswa dari pemerintah Amerika. Terus banyak hal-hal lain yang tadinya dibayangkan dan diimpikan… akhirnya terkabul…semua kaya serba kebetulan dan seperti hanya keberuntungan… tapi kalo berhenti bermimpi… berhenti juga “keberuntungan”nya. Sempet juga tu periode berhenti bermimpi. Jadi sekarang mau bermimpi lagi aaaahh

    Reply
  18. Eh… assalamu'alaikum mbaak… maap belum memperkenalkan diri sudah langsung comment… salam kenal ya Mbak…. wassalam

    Reply
  19. walaikumsalam wr wb mbak triandari…. iya subhanallah… Allah itu sesuai prasangka hamba-Nya.
    Btw, jadi terpikir nih untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya pengalaman “terkabul” semacam ini. would u like to join? 😉

    Reply
  20. waahhh… stujuuuuuhhhh…
    makanya jangan asal-asal kata yaa…
    ato kl mau kata-kata harus yg baik-baikkk

    krn kekuatan dahsyat diri kita, ada pada kata2, fikiran dan perasaan kita,
    katakan , fikirkan dan rasakn hal-hal yg positif…
    waspadai yang negatif … cepat istigfar…

    selamat bermimpi yang hebat , baik dan bermanfaat yaa…

    Reply
  21. mariii….!!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: