Perempuan Berkalung Sorban

Rating: ★★★
Category: Books
Genre: Romance
Author: Abidah el Khalieqy

Gara-gara melihat poster iklan film “Perempuan Berkalung Sorban” di perempatan Cililitan, saya jadi tergoda menggali ingatan saya tentang novel berjudul sama yang saya baca 7 tahun lalu.

Ya, film ini memang diangkat dari novel karya penulis perempuan, Abidah el Khalieqy, yang besar di lingkungan pesantren. Tak heran jika novel ini mengisahkan kehidupan dengan latar belakang serupa.

Secara narasi atau teknik penceritaan, kelihaian Abidah cukup diacungkan jempol. Ia bisa membawa pembaca pada penghayatan cerita. Deskripsinya juga detil. Hanya saja, novel ini jauh dari label “novel Islami”. Karena memang isinya jauh dari nilai-nilai Islam. Mulai dari cara penceritaannya yang vulgar hingga representasi Islam itu sendiri, menurut saya sangat jauh dari nilai-nilai Islam. Bahkan di sebuah resensi ada yang menyebutnya sebagai “sastra lendir”.

Sebagai muslim, saya menyayangkan novel ini tidak mensyiarkan nilai-nilai Islam yang sesungguhnya. Ia malah menampilkan kontroversi yang alilh-alih mendiskreditkan Islam. Lebih parahnya lagi, mengajarkan hal-hal yang sebenarnya malah bertentangan dengan nilai Islam.

Novel ini berkisah tentang seorang anak seorang Kyai bernama Annisa yang hidupnya terlunta-lunta lantaran dipaksa menikah dengan seorang bromocorah. Perceraian akhirnya menjadi gerbang kebebasan bagi Annisa. Pada episode kedua kehidupan Annisa, ia diceritakan jatuh cinta pada paman jauhnya, Khudori, yang sedari kecil mengajarkannya banyak hal. Nah, episode inilah yang saya kritisi, karena proses pdkt keduanya sangat jauh dari nilai-nilai Islam, bahkan mendekati zina. Ironinya, dalam novel ini, cinta mereka berdua justru digambarkan sebagai cinta yang sesungguhnya, yang benar, yang sejati, dll. Gawat!

Dalam novel ini, Abidah juga mengkritisi kewajiban berjilbab bagi muslimah. Ia mengibaratkan muslimah berjilbab itu seperti guling yang tertutup rapat. Selain itu, banyak lagi hal-hal yang kontroversial dalam novel ini.

Saya belum menonton versi layar lebarnya. Saya hanya berharap. Semoga film ini menampilkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin dan bukan sebagai ajaran yang ‘mengekang’ dan bertentangan dari hak-hak asasi manusia.

Semoga juga, film ini bertutur lebih santun dan tidak vulgar seperti pada novelnya.

Advertisements
Previous Post
Leave a comment

13 Comments

  1. wah malah mungkin lebih parah kali..tapi kalau mau nonton aja.udah ada kan di bisokop? tolong di review ya? hehehe

    Reply
  2. halah… nonton sendiri donk teh! heheheh…

    Reply
  3. ohya? aku siy belum baca novelnya..
    mungkin akan nonton filmnya, tp sbelumnya googling dulu ngeliat review org2, makanya jadi mampir ke sini, hehe. salam kenal ah 🙂

    Reply
  4. selamat menonton! saya belum sempat aja niy mampir ke 21 😦
    salam kenal juga. terima kasih sudah mampir 🙂

    Reply
  5. Thanks for sharing ya mba … mohon izin saya post di link saya
    salam kenal …
    🙂

    Reply
  6. monggo… monggo… salam kenal juga 🙂

    Reply
  7. waduh jadi pingin liat filmnya tapi kayaknya susah juga abis ga sampai Jeddah sich… yo wizlah tak tunggu reviewnya aja deh.. salam kenal mbak… review novelnya sangat bermanfaat apalagi buat kami yang jauh dari Indo..

    Reply
  8. Asiyah2006 : Mbak Deviiiiiiii!! Waaaah! Ketemu lagi! Punya MP juga toh?

    Reply
  9. pelemnya ancur dah…jadi propaganda buat menyudutkan pesantren dan kiai dan kampanye bukunya pram…

    Reply
  10. tepatnya, iklan buku hehehehe…
    soalnya klo baca komentar di good reads indonesia, banyak yang malah jadi penasaran sama novel aslinya 🙂

    Reply
  11. aku belum bc novelnya sih tp udah nonton filmnya, awalnya penasaran jg pengen nonton tp setelah liat filmnya aku jd ga sneng….ga islami bgt. menurutku bisa2 org awam yg nnton PBS bisa salah menafsirkn kebebasan perempuan dalam islam ………..(salam kenal dr Papua)

    Reply
  12. salam kenal juga!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: