Ternyata Jadi Istri Itu ‘Capek’!

Baru 3 minggu jadi istri, rasanya capek. Tubuhku pun sampai protes. Tanda-tanda kecapean pun muncul, salah satunya datang haid lebih awal dari siklus normal. Ini bukan karena suamiku manja lho. Doi malah sama sekali tidak menuntut macam-macam. Suamiku justru berinisiatif membantu pekerjaan rumah tangga. Terus kenapa donk??

Tepat seminggu setelah kami menikah, ibuku kecelakaan jatuh dari tangga saat menghadiri resepsi pernikahan keponakanku. Akibatnya selama 2 minggu ini ibu sulit berjalan. Mau tidak mau, karena tidak ada pembantu, semua pekerjaan rumah tangga aku yang tangani. Bahkan saat mandi dan berganti pakaian, ibu harus dibantu. Jadinya, aku melayani 2 orang di rumah. Apalagi aku juga bekerja sebagai karyawan.

Aku sama sekali tidak menyalahkan ibu. Ibuku pun berkali-kali minta maaf tidak bisa membantu pekerjaan rumah tangga. Hiks… jadi terharu … Padahal ibu tidak perlu minta maaf. Pernah tanpa sepengetahuanku ibu nekat menyiram tanaman sendiri dengan kaki terseok-seok sambil membawa ember berisi air. Alhasil kaki ibu senut-senut . Inginnya membantu, eeeh malah jadi sakit sendiri.

Subhanallah… ternyata begitu dini Allah menggemblengku. Lewat kecelakaan yang menimpa ibu, aku jadi belajar mengatur waktu dan tenaga dalam berumah tangga. Mungkin akan seperti itu nantinya jika sudah ada anak (amiiiin ). Aku harus cerdas mengatur waktu, amanah, dan juga tenaga.

Ternyata, menjadi istri itu memang capek, letih, tetapi insyaallah lebih bahagia… karena jalan menuju surga menjadi begitu mudahnya. Sebab keridhoan suami menjadi jalan ke surga. Subhanallah… seperti inikah, Ya Rabb, separuh dien yang Enggau janjikan itu? Semoga aku selalu ikhlas dalam menunaikan amanah ini…

To dear my husband, thanks a lot for your love and affection

Leave a comment

17 Comments

  1. JIA you, jie-jie ^^! Syafakillah ne…Semoga dilancarkan segala sesuatunya ^^! Gomen, aye ndak bisa dateng pas hari H nya…

    Reply
  2. menjadi istri apalagi menjadi ibu memang melelahkan tapi nikmat mbak, insya Allah…

    Reply
  3. amin! iya gpp, Retno… gimana kuliahnya?

    Reply
  4. amin… iya insyaallah 😉

    Reply
  5. Ya Allah, moga ibu cepet sembuh ya teh..
    syafakillah

    Reply
  6. Biar capek pahala nya jihad
    jd suami jg capek 🙂

    Reply
  7. ikhlas aja mbak.. biar makin mudah dijalani dan jadi pahala….n_n

    Reply
  8. full of love

    Reply
  9. sakinah selalu !!!

    Reply
  10. moga2 ibu cepat sembuh yaa.. Aamiin…

    Reply
  11. amin… makasih rahmah

    Reply
  12. emang klo suami capeknya gimana bang?

    Reply
  13. amin… iya insyaallah, ukhti

    Reply
  14. amiiin… makasih trully 🙂

    Reply
  15. lhoo siapa yang jadi istri, naa telat khan aku..maap ya karena MP di blocked di China jadi gak bs akses..selamat menempuh hidup baru yhaa

    Reply
  16. mbak staliiiis, i miss u!!! pantesan lama bgt gk pernah nongol di MP. Wah, sempet ke Cina toh?! Btw, terima kasih yhaa.. masih harus banyak belajar nih 🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: