Mencari Jodoh

“Jadi ingat perjuangan mencari jodoh,” komentar suamiku setelah menonton film Ketika Cinta Bertasbih (KCB) 2.

Sambil menanggapi dengan senyum, pikiranku melayang kepada adegan-adegan KCB 2 saat Azzam tengah berikhtiar mendapatkan jodohnya. Giliran ketemu yang cocok, ternyata sudah dikhitbah orang. Giliran ketemu lagi sama yang cocok dan masih single, ternyata sang ibu tidak setuju. Giliran Azzam dan ibunya sudah cocok, ternyata calon mertuanya tidak setuju. Giliran semua sudah cocok dan sudah khitbah, eeeh si Azzam kecelakaan hingga patah kakinya dan harus perawatan berbulan-bulan. Alhasil, dia tidak jadi menikah karena tunangannya telah dijodohkan lagi oleh orang tua sang tunangan.

Hmm… Soal jodoh, selain harus diikhtiari ternyata memang hak preogratif Allah. Sama halnya dengan rezeki, untuk mendapatkan jodoh kita perlu usaha dan doa (ikhtiar), namun hasilnya kita pasrahkan pada Allah.

Komentar suamiku aku amini dengan ‘pelik’-nya pengalamanku. Beberapa kali taaruf, bahkan sempat dikhitbah… tapi ternyata tidak berujung pernikahan. Tangis, luka, kecewa, bahkan sempat hampir putus asa. Jika aku menoleh ke masa lalu, aku sempat ‘mengutuk’ sikap beberapa pihak yang menyebabkan batalnya rencana pernikahanku kala itu. Tapi kini aku justru bersyukur dengan kepahitan yang pernah aku alami.

Rupanya Allah sangat menyayangiku. Ia telah menempaku dengan kepahitan itu agar aku menjadi pribadi yang lebih baik (insyaallah). Rupanya saat itu Ia tengah menyiapkanku untuk menjadi jodoh yang terbaik pagi seorang lelaki pilihan-Nya. Dan memang rencana-Nya begitu indah. Di titik kepasrahanku, dengan mudahnya Ia mempersatukanku dengan seorang lelaki yang terbaik buatku, seorang Syekh Abdul Qodir. Segala puji bagi Allah….

Ya Rabb, berkahi biduk kami dengan cinta-Mu, bimbing perjalanan kami menuju jannah-Mu… amin

Advertisements
Previous Post
Leave a comment

2 Comments

  1. subhanallah :)saat ini aku sedang berusaha memahami hal2 itu, mbakdoain, ya…terlalu banyak yang terjadi yang kadang membutakan mata dan hati…padahal Allah akan memberikan yang terbaik….harus lebih banyak belajar nih sama mbak jati 🙂

    Reply
  2. sabar ya, sist… insyaallah rencana Allah adalah yang terbaik buat novi 😉 cheers!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: