Bahaya Susu Sapi Olahan untuk Manusia

“Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian daripadanya kamu makan,” (QS Al Mu’minuun (23): 21)

Gara-gara baca tulisan ini, jadi pingin berbagi tentang bahaya susu sapi olahan terhadap manusia. Sebelumnya sih emang pernah baca dan dengar tentang bahaya susu sapi olahan untuk manusia. Hanya saja, karena sekedar ‘membaca’ dan tidak menyimak, makanya pengetahuan itu tidak saya tindaklanjuti dengan langkah nyata.

Setelah baca tulisan tersebut, moral of the story yang saya petik;

  • Sunnah (apa yang dicontohkan) Rasulullah meminum susu kambing sebagai minuman terbaik, terbukti secara ilmiah lebih menyehatkan–karena ternyata susu kambing jauh lebih baik daripada susu sapi.
  • Susu segar adalah air susu yang terbaik untuk diminum.
  • Susu (sapi) olahan yang banyak beredar di pasaran belum tentu menyehatkan.
  • Jangan mudah tergoda iklan!
  • Yakinlah pada Al Qur’an dan Hadits, bukan pada iklan!!!
  • Wallahua’lam bishawab

Berikut copy paste tulisannya… selamat menyimak

Hiromi Shinya MD, dalam bukunya, The  Miracle of Enzyme, mengupas habis tentang susu. Kesimpulan ini  diperolehnya dari pengamatan selama 40 tahun membedah perut sekitar  300.000 pasien dan membandingkan dengan pola makan psien tersebut. Hampir bisa dipastikan, orang yang minum susu setiap hari, maka ususnya akan kotor dan bermasalah. Buku ini diberikan kata sambutan oleh Menkes RI dan Dekan FK Unair.

Sebelum tahun 1960, penduduk Jepang tidak mengkonsumsi susu. Ternyata  penduduk Jepang yang berusia lanjut tidak ada yang menderita  osteoporosis. Sejak tahun 1960, di Jepang dipopulerkan mengkonsumsi  susu dan ternyata setelah itu dijumpai banyak sekali kasus osteoporosis. Mengapa hal ini dapat terjadi?

Susu tinggi Kalsium dipercaya lebih mudah diserap. Saat minum susu, konsentrasi kalsium dalam darah tiba-tiba meningkat. Ketika konsentrasi kalsium dalam darah meningkat, tubuh berusaha  mengembalikan keadaan abnormal ini menjadi normal dengan membuang  kalsium dari ginjal melalui urine. Demikian juga tubuh melepas sebagian kalsium dari tulang dan gigi. Dengan kata lain, jika Anda mencoba minum susu dengan harapan mendapatkan kalsium, hasilnya sungguh ironis, yaitu menurunnya jumlah kalsium dalam tubuh Anda secara keseluruhan. Dari empat negara susu besar, yaitu Amerika, Swedia, Denmark dan Finlandia yang banyak mengkonsumsi susu setiap harinya, ditemukan banyak kasus retak tulang panggul dan osteoporosis.

Sebaliknya dengan mengkonsumsi ikan-ikan kecil dan rumput laut yang  selama berabad-abad dimakan oleh bangsa Jepang dan pada awalnya  dianggap rendah kalsium, ternyata hampir tidak ada kasus osteoporosis di Jepang selama masa rakyat Jepang tidak minum susu.

Fakta-fakta lain tentang susu yang diperoleh adalah sebagai berikut :

Tidak ada makanan yang lebih sulit dicerna daripada susu. Kasein yang banyak terdapat pada susu sapi, langsung menggumpal saat memasuki lambung sehingga menjadi sangat sulit dicerna.

Komponen susu yang dijual di toko telah dihomogenisasi dan menghasilkan radikal bebas dan telah teroksidasi. Susu yang mengandung zat lemak teroksidasi mengacaukan lingkungan dalam usus meningkatkan jumlah  bakteri jahat dan merusak keseimbangan flora bakteri dalam usus.

Kebanyakan susu dipasteurisasi dengan sistem UHT (Ultra High Temperature). Pasteurisasi ini dengan memanaskan hingga suhu 120-130 derajat selama 2 detik. Enzim sensitif terhadap panas dan mulai terurai pada suhu 48 derajat dan pada suhu 115 derajat telah hancur seluruhnya.

Kadar Kasein dan Laktoferin dalam susu sapi sangat berbeda jauh dibandingkan dengan ASI. Sehingga boleh disimpulkan bahwa susu sapi memang hanya untuk anak sapi. Manusia dewasa tidak memiliki cukup banyak enzim laktase untuk mengurai Laktosa dalam susu. Hal ini menyebabkan susu tidak dapat diolah oleh pencernaan dengan baik, ditambah lagi dengan banyaknya komponen teroksidasi menjadikan susu sangat memberatkan kerja pencernaan.

Demikian kesimpulan tentang susu, untuk jelasnya silahkan dibaca sendiri buku The Miracle of Enzyme yang menjadi referensi saya dalam tulisan ini. Semoga bermanfaat.

* Tambahan dari penulis: Hasil kajian dari lembaga penelitian di Malaysia, susu kambing lebih dekat dan sesuai dengan tubuh manusia. Jika diolah dengan baik bisa jadi alternatif pengganti.

Advertisements
Leave a comment

2 Comments

  1. Salam kenal ukh, ana SETUJU SETUJU SETUJU ^^
    semangat selalu ukh.. 😀

    Reply
  2. salam kenal juga… semangatt!! ^^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: