Naik KRL Ke Rumah Eyang Mimi

Kemarin (22/08) Kai naik Kereta Rel Listrik (KRL) ke Depok bersama ibu dan Eyang. Tujuannya menjenguk Eyang Mimi yang baru saja dioperasi usus buntu tiga hari lalu.

Untuk menghindari kepadatan lalu lintas, jam 8 pagi kami sudah berangkat. Ketika berangkat dari rumah menuju Stasiun Duren-Kalibata, Kai tertidur. Tapi ketika sudah di dalam KRL Commuter Line Depok yang lengang, Kai terbangun. Kai terpana merasakan suasana KRL yang nyaman ber-AC. Kedua mata Kai terpaku pada jendela kereta yang meneruskan sinar matahari pagi yang cerah. “Kok gambarnya bergerak-gerak ya?” Begitu mungkin pikir Kai melihat jendela KRL. Sambil dipangku eyang, tubuh Kai bergoyang-goyang mengikuti irama KRL yang tengah melaju.

Jam 8.45 Kai, ibu, dan eyang sudah sampai di Stasiun Depok Baru. Karena perjalanan lancar, jam 9.00 sudah sampai di rumah Eyang Mimi. Eyang Mimi senang sekali Kai berkunjung.

“Eh lucu!” ujar Eyang Mimi ketika melihat Kai. “Kene, dikek kene (sini, ditaruh sini. Red),” ujar Eyang Mimi menunjuk ruang kososng di tempat tidurnya.

Jadilah Kai tiduran di sebelah Eyang Mimi. Kai memegang tangan Eyang Mimi sambil berguling-guling dan mengoceh-ngoceh sendiri.

“Cerita apa kamu?” tanya Eyang Mimi

“Ta..ta..ta..ta.,.” jawab Kai.

“Ya… Cepet gede ya, biar bisa cerita,” kata Eyang Mimi lagi. Wah, Eyang Mimi rupanya tidak sabar melihat Kai besar hehehe…

Kai pintar, anteng di rumah Eyang Mimi, bahkan bisa menghibur Eyang Mimi. Alhamdulillah

Advertisements
Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: