Resep CINTA ala Mbakje

Usai mengucapkan ijab kabul, lelaki itu resmi menjadi suamiku. Rasanya tak percaya. Dalam hitungan detik aku resmi menikah dengan seseorang yang sebelumnya ‘orang lain’ buatku. Semudah itukah menikah? Mengapa dalam Qur’an, Allah menyebut ijab kabul sebagai ‘mitzaqan ghaliza’ atau perjanjian yang berat?

Rumah tanggaku dan suami masih seumur batita. Belum pantas rasanya untuk berbagi resep cinta. Namun syukur alhamdulillah di usia pernikahan hampir 3 tahun ini kami masih ‘survive‘, mengingat tidak sedikit pasangan yang bercerai pada usia pernikahan kurang dari 2 tahun.

Ya, aku menyebutnya ‘survive‘, karena tidak sedikit kerikil tajam dan jalanan terjal yang harus kami lalui. Tidak sedikit pula keringat dan air mata yang telah kami cucurkan. Sangat benar apa yang Allah katakan tentang ‘mitzaqan ghaliza’. Bahkan Ia menyetarakan janji pernikahan setara dengan janji para nabi.

Lantas apa yang membuat kami survive?

C.I.N.T.A

Ya, cinta! Cinta kepada Allah! Lho kok? Kenapa bukan cinta kepada pasangan?

Kata grup nasyid Raihan, “Kasih manusia sering bermusim, sayang manusia tiada abadi. Kasih Tuhan tiada bertepi, sayang Tuhan janji-Nya pasti”.

Ibaratnya, ketika sedang manyun sama suami, mungkin gak sih rasa cinta kita pada suami hadir? Lha wong sama orang tua sendiri saja terkadang muncul rasa sebal, apalagi dengan suami/istri yang notabene ‘orang lain’. Namun ketika istighfar dan asma-Nya terucap, seketika itu juga kekuatan cinta-Nya menyeruak di sela-sela hati yang sedang mengeras. Ketika cinta pada Allah hadir, maka ego dapat diluluhkan dan kesabaran pun dapat hadir, hingga cinta kepada suami/istri bersemi kembali. Trust me, it works!

Untuk sepasang saudaraku, Mbak Anies & Angga yang sedang menyongsong 6th aniversary, aku doakan semoga cinta kepada Allah selalu hadir dalam rumah tangga kalian, sehingga seterjal apapun jalan yang dilalui, cinta kalian berdua tetap bersemi, sehingga pernikahan kalian berdua menjadi bahtera yang membawa ke surga.. Amin.

Mohon doa juga agar rumah tangga Mbakje dan Masyekh senantiasa diliputi CINTA pada Allah… Amin Ya Robbal’alamin.

Advertisements
Leave a comment

9 Comments

  1. Amin Ya Rabb…saling mendoakan krn Allah 🙂

    Reply
  2. aamiin.. allohumma aamiin…

    🙂

    Reply
  3. ami ya rabbal'alamin… terima kasih jeng amel. iya, insyaallah saling mendoakan yaa

    Reply
  4. amin ya robbal'alamin… makasih mbak ully… I wish the same for u too 🙂

    Reply
  5. Makasiyy Uminya Kai ya udah nyempetin buat postingan ini.. ga terpaksa kan?? hehehe.. Makasi juga untuk doa-doanya, doa yang sama untuk lo n Syekh yaa. btw mau ngeralat sedikit januari besok ultah pernikahan gw baru mau 5 th insya Allah thn 2013 baru 6 th 🙂

    Reply
  6. Oiya, linknya udah gw masukin ke list peserta yawwww

    Reply
  7. amiiiin… sama-sama. enggak mbak, gak terpaksa at all kok… cuma baru sempet ajah hehehe 😉 Thanks to tag me

    Reply
  8. aamiin….makasih resepnya mbak 🙂

    Reply
  9. sama-sama rik…. masih belajar kok nie

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: