Belahan Jiwa

Wahai belahan jiwa,

Kau adalah kepak sayapku

Air bagi dahagaku

Siang pada malamku

Tinta pada penaku

 

Wahai pasangan jiwa,

Penyatuan suci ini hanya debu tertiup angin

Tanpa simpul Sang Pemilik Kasih

 

Wahai jiwa yang rapuh,

Aku adalah bagian jiwamu yang hilang

Dan kau kepingan hatiku yang terserak

Namun aku bukanlah pemilik kepak sayapmu yang megah

Dan kau bukanlah pemilik gemintangku yang berkerlip

 

Wahai jiwa yang berada dalam genggaman-Nya,

Marilah mengabdi pada Pemberi Kehidupan

Karena kau dan aku adalah milik-Nya

 

Puisi ini dibuat di Bogor, 24 Maret 2006…

Pernah diposting sebelumnya pada tanggal yang sama di http://mbakje.multiply.com Namun karena settinggannya untuk ‘my contacts’, maka pada proses impor blog ke WP gak ikut kebawa :p Jadi, postingan ini untuk menyelamatkan agar gak ikut digusur MP 🙂

Advertisements
Previous Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: