sejarah pemuda Kahfi yang patut diketahui

INSPIRASI

*

Dalam surat Al-Kahfi, Allah SWT menceritakan tiga kisah masa lalu, yaitu kisah Ashabul Kahfi, kisah pertemuan nabi Musa as dan nabi Khaidir as serta kisah Dzulqarnain. Kisah Ashabul Kahfi mendapat perhatian lebih dengan digunakan sebagai nama surat dimana terdapat tiga kisah tersebut. Hal ini tentu bukan kebetulan semata, tapi karena kisah Ashabul Kahfi, seperti juga kisah dalam al-Quran lainnya, bukan merupakan kisah semata, tapi juga terdapat banyak pelajaran (ibrah) didalamnya.

View original post 4,754 more words

Siomay Udang Wortel Ala Mbakje

image

Setelah bikin bakso ikan home made, hari kedua long weekend kemarin saya iseng bikin siomay udang wortel. Rasanya? hmmm.. 🙂

Bahan:

  • 250 gram udang, kupas kulit & kepala, cincang halus (bisa menggunakan food processor)
  • wortel parut secukupnya
  • 1 butir putih telur
  • 5 sendok makan tepung sagu/tapioka
  • garam dan merica secukupnya

Cara Membuat:

  1. campur semua bahan, aduk hingga rata
  2. siapkan sepanci air untuk merebus adonan siomay
  3. ambil adonan seukuran sendok makan lalu rebus hingga mengapung
  4. ulangi step 3 di atas hingga adonan habis.
  5. Sajikan siomay udang bersama sambal kacang
  6. Sebagai pelengkap, sajikan siomay udang bersama kentang, tahu, kol, dan pare kukus 😉

Bakso Ikan home made

bahan:
– 1 ekor ikan kembung (bisa diganti ikan lain) di-fillet
– 1 butir putih telur ayam
– 5 sendok makan tepung sagu/
tapioka
– garam & merica secukupnya
– 3 gelas air kaldu (kaldu apa saja)
– 3 siung bawang putih
– 1/2 siung bawang bombay (bisa diganti bawang merah)
– daun bawang seledri cincang secukupnya
– bawang goreng secukupnya

image

Cara membuat bakso Ikan:
1. Cincang fillet ikan hingga halus
2. Campur ikan cincang, putih telur, tepung tapioka/sagu, garam, merica hingga rata
3. Bulat-bulat kan adonan menggunakan sendok
4. Masukan bulatan adonan ke dalam air mendidih hingga adonan mengambang.

Cara membuat kuah bakso:
1. Tumis bawang putih, merah/bombay cincang hingga harum
2. Masukan tumisan tsb ke dalam air kaldu yang sudah mendidih
3. Tambahkan garam merica secukupnya.

Sajikan bakso Ikan bersama kuah bakso. Lengkapi dengan taburan daun bawang seledri dan bawang goreng.

NOTE: Bakso ikan (tanpa kuah) ini nikmat juga disantap dengan saus/sambal kacang. Tapi judulnya berubah jadi SIOMAY hehehe… 😀

Surga di Telapak Kakimu

surga di telapak kaki ibuKu nyanyikan semua lagu
Untukmu Ibu
sebagai wujud terima kasih
Ku kepada mu

Tanpa lelah kau berjuang membesarkan ku
Berikan yang terbaik untuk ku

Ijinkanlah tangan mu ku cium
Dan ku bersujud dipangkuan mu
Temukan kedamaian
Dihangat peluk mu

Didalam hati ku yakin
Serta percaya
Ada kekuatan doa yang
Engkau titipkan

Lewat Tuhan membuat semangat bila diri
Ini rapuh dan tiada berdaya

Ada surga di telapak kaki mu
Betapa besar arti diri mu
Buka pintu maaf mu
Saat kulukai hati mu

Ada surga di telapak kaki mu
Lambangkan mulianya diri mu
Hanya lewat restu mu
Terbuka pintu ke surga

Kasih sayangmu begitu tulus
Kau cahaya dihidup ku
Tiada seorang pun yang dapat mengganti mu

(sung by Gita Gutawa)

Tips Sukses Mendidik Anak Bagi Ibu Bekerja

WorkingMomDi zaman modern ini, tidak sedikit para ibu yang menjalani peran ganda, sebagai ibu sekaligus pekerja. Beragam alasan melatarbelakangi para ibu harus bekerja, salah satunya alasan ekonomi. Kondisi ini membuat para ibu bekerja mau tak mau harus mempercayakan urusan rumah tangga dan mendidik anak kepada orang lain.

Lalu, bagaimana agar Anda sebagai ibu bekerja juga sukses mendidik anak?

1. Jangan Merasa Bersalah

Mungkin banyak kasus kenakalan anak dan remaja yang disebabkan oleh sedikitnya perhatian dari ayah ibu mereka yang sibuk bekerja. Namun tidak sedikit juga anak dan remaja bermasalah ternyata tumbuh dalam keluarga yang ibunya di rumah saja alias tidak bekerja. Karena itu, kesuksesan mendidik anak tidak diukur dari jumlah waktu bersama anak di rumah. Sebagai contoh, kita bisa melihat Barack Obama yang sukses terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat kulit hitam pertama. Ternyata seorang Barack Obama dibesarkan oleh Ann Dunham, seorang ibu bekerja yang memiliki kesibukan sebagai antropolog.Karena itu, para ibu bekerja jangan pernah merasa bersalah karena meninggalkan sang anak demi pekerjaan. Apalagi jika alasan Anda bekerja adalah untuk membantu perekonomian keluarga. Itu adalah alasan yang mulia. Toh Anda bekerja demi anak Anda juga kan?

2. Sisi Positif Ibu Bekerja

Selain memiliki kemandirian finansial, ada sisi positif lain dari ibu bekerja, antara lain pengetahuan lebih luas. Karena biasanya ibu bekerja bergaul dengan lebih banyak orang, daripada ibu yang di rumah saja, maka pengetahuan ibu bekerja lebih luas. Pengetahuan ini tentu penting dalam mendidik anak. Sisi positif lainnya adalah belajar kerja keras. Dengan menyaksikan sang ibu bekerja, maka anak belajar tentang kerja keras. Ia belajar memahami bahwa tidak ada yang gratis di dunia ini, butuh kerja keras dan perjuangan untuk memperoleh sesuatu. Karena itu, ia pun juga belajar untuk bertanggung jawab dan tidak menyia-nyiakan uang.

3. Pengasuh dan Guru Sebagai Partner

Karena ibu bekerja harus menitipkan anaknya pada orang lain, tentu orang yang dititipkan tersebut juga harus menjadi partner dalam mendidik. Jika sang anak dalam kesehariannya berada di rumah bersama pengasuh, maka jadikan sang pengasuh sebagai partner. Sering-seringlah berdiskusi dan transfer ilmu dengan sang pengasuh agar memiliki kesamaan visi dan misi dalam mendidik anak. Jika sehari-hari ketika ibu bekerja sang anak berada di day care atau Tempat Penitipan Anak (TPA), maka komunikasi yang intens dengan para guru dan asisten di TPA adalah keharusan. Sempatkan untuk berkomunikasi dengan mereka di sela-sela waktu kerja Anda.

4. Jangan Memanjakan Anak

Ketika hampir seharian Anda meninggalkan anak, tentu ada keinginan untuk memanjakannya sebagai kompensasi waktu yang hilang bersamanya. Hal ini berbahaya untuk tumbuh kembang karakter anak. Ia akan tumbuh menjadi anak yang manja dan tidak mandiri. Lain halnya jika Anda pulang dengan membawa oleh-oleh untuk sang buah hati, karena ia telah menjadi anak yang manis selama Anda tidak di rumah. Ini lebih bernilai edukasi untuk anak, karena ini adalah hadiah atas perilakunya yang baik.

5. Tetaplah Berkomunikasi

Meskipun terpisah jarak antara ibu dan anak, bukan berarti kedekatan ibu bekerja dengan sang buah hati pun terentang jarak. Apalagi saat ini banyak teknologi canggih yang bisa mendekatkan Anda dan si buah hati. Sempatkanlah untuk berkomunikasi dengan anak di sela jam kerja, baik melalui telepon, sms, chatting, atau webcam. Hal ini juga bermanfaat untuk memastikan keadaan anak Anda baik-baik saja dengan pengasuhnya. Selain berkomunikasi menggunakan teknologi, bisa juga menggunakan media sederhana seperti papan tulis, secarik kertas yang ditempel di muka kulkas, atau pun buku komunikasi. Ide ini untuk mengakomodir keinginan anak untuk curhat panjang lebar dengan sang ibu di kala ibunya sedang bekerja. Kebiasaan ini pun lama kelamaan akan melatihnya untuk lancar menulis.

6. Lakukan dengan Cinta

Ketika ibu bekerja sedang bersama sang buah hati, nikmati kebersamaan tersebut dengan cinta. Karena itu, meskipun jumlah waktu dengan anak lebih sedikit, namun jauh lebih bermakna. Bahkan ketika ibu bekerja menyiapkan bekal makanan untuk anak-anaknya, lakukan pula dengan sepenuh hati. Anda bisa menata dan membentuk makanan bekalnya dengan bentuk-bentuk lucu ala bento atau nasi bekal khas Jepang. Tak lupa beri label tulisan pada kotak makanannya, seperti “Ibu sayang kamu” atau “habiskan bekalnya ya, sayang”. Tentu sang anak akan lebih bersemangat memakan masakah buah cinta ibunya daripada jajan sembarangan.

Selamat bekerja, Ibu!

Tulisan pernah dimuat di situs ini

Passion Exercise

Passion Exercise

O‘s 4-Step Guide to Discovering Who You’re Meant to Be

It’s about figuring out what you’re great at, what it takes to keep you moving forward, and exactly what you need to succeed.

Belajar WP

WP mbakjeAlhamdulillah… Akhirnyaaaa nemu juga theme di wordpress (WP) yang bisa menampilkan beberapa page dan menu. Maklum, biasa dimanjakan di weblog sebelumnya yaitu multiply (MP). Dimana di MP yang user friendly banget tampilannya pun memudahkan pembaca blog untuk masuk ke menu-menu tertentu sesuai kategori.

Nah, di WP ini pilihan theme-nya sangat beragam. Dan tidak semua theme mendukung tampilan untuk ada multiple page dan menu di bar atas. Jadinya, ketika posting foto, blog, resep, review buku, dll masukknya yang ke blog atau di halaman depan. Padahal klo di MP user bisa dengan mudah memasukkan postingan sesuai dengan kategori pilihannya. Misalnya pengen posting resep, ya masuk ke menu ‘recipe’… Atau mau posting foto ya tinggal pilih menu album foto. Jadinya tampilannya pun rapih jali dan amat sangat user friendly.

Berhubung saya dan MPers semua kudu hengkang dari (mantan) weblog kesayangan kami karena diusir MP, maka terpaksalah pindah ke ‘rumah baru’ di WP dan mempelajari cara ngeblog di WP.

Bismillah… semoga di ‘rumah baru’ ini lebih aman, nyaman, dan lebih membawa manfaat dengan berbagi makna lewat kata-kata.

Tes Minat & Bakat Online

Tes Minat & Bakat Online

Buat yang ‘galau’ soal minat dan bakatnya… atau yang sedang bimbang mengarahkan putra-putrinya mengambil jurusan tertentu. Tes online ini bisa dibilang cukup lumayan lah untuk mendapat gambaran umum minat/bakat dan passion seseorang, supaya tidak ‘salah jalan’ ke depannya ya 😉

PS. Jujur aja, nemu link ini gara-gara baca postingan Kak Ogie tentang ‘passion’ di sini http://ogieurvil.wordpress.com/2012/12/06/oops-i-did-it-again-alhamdulillah/ 😀

Merawat Ibu = Naik Gaji 1 juta

naik-gajiBaru saja aku diperlihatkan Allah tentang kebenaran janji-Nya. Bahwa satu kebaikan akan dibalas-Nya berkali lipat. Bahwa bakti pada orang tua adalah misi mulia yang tidak ada ruginya. Ini kisah nyata lho!

Seorang teman yang baru saja bergabung di tempat aku bekerja mengikuti rangkaian tes penerimaan karyawan baru di perusahaan lain. Bukan lantaran ia tidak betah bekerja di tempat kami, melainkan karena status nya sebagai karyawan outsourcing.

Gelombang outsourcing memang tengah melanda negeri ini. Dengan alasan efisiensi karyawan, alih-alih menjadi pemasungan hak karyawan. Apalagi pada prakteknya, sistem outsourcing ini jauh dari aturan perundang-undang tenaga kerja negeri ini.

Singkat kata, temanku ini tengah mencari kejelasan status dan–tentu saja–upah yang juga lebih baik. Tanpa ia sangka, ternyata ia lolos seleksi dan diterima sebagai karyawan di perusahaan lain itu dengan status kontrak HRD (bukan outsourcing) dan gaji yang jauh lebih tinggi dari tempat ia bekerja sekarang.

Maka ia ajukan surat pengunduran diri ke Pemred. Dugaanku saat itu, pengunduran dirinya pasti dikabulkan, apalagi pemred kami pernah berkata, “Kantor ini terlalu besar untuk menangisi kepergian karyawannya.”.

Berhubung pemred kami sedang tugas ke luar negeri, maka surat pengunduran diri itu sampai di meja wapemred yang baru dua bulan menjabat di kantor kami. Di luar dugaan, wapemred kami menolak pengunduran diri temanku ini. Bahkan sang wapemred langsung menelpon HRD untuk menghapus sistem outsourcing di kantor kami. Dan permohanan itu langsung direspon HRD.

Temanku yang fresh graduate dan belum punya pengalaman kerja ini hanya terbengong-bengong. Apalagi ketika ia dipanggil untuk menghadap kepala HRD keesokan harinya.

Dengan kepolosannya, ia curhat dengan teman kepercayaannya. Dan ia dinasehati untuk nego dengan HRD perihal status dan gaji. Jika HRD bisa memberikan lebih baik atau minimal sama dengan yang ditawarkan perusahaan lain yang akan menerima ia sebagai karyawan baru, maka sebaiknya ia tidak pindah kerja. Namun jika tawaran HRD tidak lebih baik, tidak ada salahnya pindah kerja.

Maka keesokan harinya ia menghadap kepala HRD dengan ‘amunisi’ penuh. Pihak HRD tidak bisa memberikan jawaban pada saat itu juga, namun berjanji akan memproses secepatnya.

Maka keesokan harinya lagi, HRD kembali memanggilnya. Tawaran dari pihak HRD, ia berubah status dari karyawan outsourcing menjadi karyawan kontrak HRD. Dan gaji yang ditawarkan lebih tinggi satu juta dari gaji sebelumnya! Masyaallah… Sebuah pencapaian luar biasa di perusahaan kami untuk karyawan baru fresh graduate seperti dia. Pasalnya, seumur-umur tidak pernah ada kenaikan gaji hingga sebanyak itu di perusahaan tempat kami bekerja.

Selidik punya selidik, ternyata temanku itu tengah merawat ibunya yang sakit stroke. Setiap mau berangkat dan sepulang kerja, ia selalu menyuapi, memandikan, dan menggantikan pampers ibunya yang lumpuh.

“… dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia”.(Al Israa’: 23)