Merawat Ibu = Naik Gaji 1 juta

naik-gajiBaru saja aku diperlihatkan Allah tentang kebenaran janji-Nya. Bahwa satu kebaikan akan dibalas-Nya berkali lipat. Bahwa bakti pada orang tua adalah misi mulia yang tidak ada ruginya. Ini kisah nyata lho!

Seorang teman yang baru saja bergabung di tempat aku bekerja mengikuti rangkaian tes penerimaan karyawan baru di perusahaan lain. Bukan lantaran ia tidak betah bekerja di tempat kami, melainkan karena status nya sebagai karyawan outsourcing.

Gelombang outsourcing memang tengah melanda negeri ini. Dengan alasan efisiensi karyawan, alih-alih menjadi pemasungan hak karyawan. Apalagi pada prakteknya, sistem outsourcing ini jauh dari aturan perundang-undang tenaga kerja negeri ini.

Singkat kata, temanku ini tengah mencari kejelasan status dan–tentu saja–upah yang juga lebih baik. Tanpa ia sangka, ternyata ia lolos seleksi dan diterima sebagai karyawan di perusahaan lain itu dengan status kontrak HRD (bukan outsourcing) dan gaji yang jauh lebih tinggi dari tempat ia bekerja sekarang.

Maka ia ajukan surat pengunduran diri ke Pemred. Dugaanku saat itu, pengunduran dirinya pasti dikabulkan, apalagi pemred kami pernah berkata, “Kantor ini terlalu besar untuk menangisi kepergian karyawannya.”.

Berhubung pemred kami sedang tugas ke luar negeri, maka surat pengunduran diri itu sampai di meja wapemred yang baru dua bulan menjabat di kantor kami. Di luar dugaan, wapemred kami menolak pengunduran diri temanku ini. Bahkan sang wapemred langsung menelpon HRD untuk menghapus sistem outsourcing di kantor kami. Dan permohanan itu langsung direspon HRD.

Temanku yang fresh graduate dan belum punya pengalaman kerja ini hanya terbengong-bengong. Apalagi ketika ia dipanggil untuk menghadap kepala HRD keesokan harinya.

Dengan kepolosannya, ia curhat dengan teman kepercayaannya. Dan ia dinasehati untuk nego dengan HRD perihal status dan gaji. Jika HRD bisa memberikan lebih baik atau minimal sama dengan yang ditawarkan perusahaan lain yang akan menerima ia sebagai karyawan baru, maka sebaiknya ia tidak pindah kerja. Namun jika tawaran HRD tidak lebih baik, tidak ada salahnya pindah kerja.

Maka keesokan harinya ia menghadap kepala HRD dengan ‘amunisi’ penuh. Pihak HRD tidak bisa memberikan jawaban pada saat itu juga, namun berjanji akan memproses secepatnya.

Maka keesokan harinya lagi, HRD kembali memanggilnya. Tawaran dari pihak HRD, ia berubah status dari karyawan outsourcing menjadi karyawan kontrak HRD. Dan gaji yang ditawarkan lebih tinggi satu juta dari gaji sebelumnya! Masyaallah… Sebuah pencapaian luar biasa di perusahaan kami untuk karyawan baru fresh graduate seperti dia. Pasalnya, seumur-umur tidak pernah ada kenaikan gaji hingga sebanyak itu di perusahaan tempat kami bekerja.

Selidik punya selidik, ternyata temanku itu tengah merawat ibunya yang sakit stroke. Setiap mau berangkat dan sepulang kerja, ia selalu menyuapi, memandikan, dan menggantikan pampers ibunya yang lumpuh.

“… dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia”.(Al Israa’: 23)

Advertisements
Leave a comment

10 Comments

  1. walankergea

     /  December 5, 2012

    Hmmm…speechless.

    Reply
    • aku yo spicles rud… take home pay dia sekarang malah lebih besar dari aku yang udah hampir 5 th kerja… subhanallah

      Reply
  2. duuh jadi kangen emak….

    Reply
  3. jadi ingat mama..:)
    thanks for sharing..

    menjadi pengingat, bahwa ibu adalah satu tiket ke surga..:)
    salam kenal mbak je, semoga bisa saling menginspirasi.

    Reply
  4. Yes.. Allah gak akan pernah ingkar janji…

    Reply
  5. meleleh hatiku baca tulisan ini… hiks… inget ibu

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: