Ketika Nabi Muhammad Dugem

ImageTahukah Anda, ternyata Nabi kita Muhammad saw pernah berniat ‘dugem’? Jujur saya baru tahu lantaran baca buku Mencintai Rasulullah: 365 Hari Bersama Nabi Muhammad saw.

Ketika itu, Muhammad masih berusia 11 tahun. Ia belum diutus Allah SWT sebagai nabi. Sebagai remaja muda, Muhammad ingin sekali menonton acara musik dan tari-tarian di Mekkah. Padahal saat itu Muhammad harus menjaga dan menggembalakan kambing-kambing milik pamannya, Abu Thalib. Karena keinginannya yang membuncah, maka Muhammad menitipkan gembalaannya kepada seorang temannya.

Sesampainya di tempat pertunjukan, tiba-tiba Muhammad merasakan kantuk yang begitu hebat hingga akhirnya tertidur. Ketika terbangun, hari sudah pagi. Orang-orang yang riuh pada saat pertunjukan berlangsung pun sudah bubar.

“Bagaimana pertunjukan semalam?” tanya temannya kepada Muhammad.

“Aku tidak tahu. Aku tertidur,” jawab Muhammad.

Temannya heran. Bagaimana bisa di acara yang begitu ramai Muhammad tertidur. Ternyata darah muda yang menggelora membuat Muhammad masih penasaran. Maka Muhammad pun kembali menonton pertunjukan tersebut. Ia kembali menitipkan kambing-kambingnya pada sang teman.

Dengan penuh minat, Muhammad menginjakkan tempat pertunjukan yang sudah ramai. Namun tak ada angin tak ada badai, tiba-tiba Muhammad kembali mengantuk yang tak tertahankan. Akhirnya Muhammad kembali tertidur hingga pagi setelah pertunjukan usai.

“Tolong ceritakan padaku, bagaimana pertunjukkan semalam, ya Muhammad,” ujar sang teman.

“Aku tidak bisa menceritakannya, karena aku tertidur,” jawab Muhammad.

Setelah dua kali tertidur sehingga tidak dapat menyaksikan pertunjukan tersebut, Muhammad pun berpikir dan menyimpulkan bahwa Allah SWT tidak suka dirinya ‘dugem’.

Nah, belajar dari kisah ini… kita pun bisa menyimpulkan bahwa Allah SWT tidak menyukai hamba-hamba-Nya yang dugem. Wallahua’lam bishawab.

Advertisements
Leave a comment

4 Comments

  1. Karena Muhammad Sallalahu Alaihi Wassaalam seorang rasul nabi utusanNya, prilaku nya telah dijaga Allah sejak masih belia…..SubhanAllah…kita tidak ada 1/10.000 nya…prilaku kita masih minus……
    Allah membenci orang yg suka dugem, bagaimana bencinya Allah dengan orang yang ngadain dugem dan penghibur dugem ya??

    Jadi bertanya2 uang hasil penyanyi itu halal apa haram ya??? sementara dalam sebuah hadish Rasul SallalahuAlaihiWassalam mengahramkan music…..

    Semoga kita senantiasa diberi hidayah oleh Nya…aamiin

    Reply
    • Iya mbok… Kita masih jauh banget. Apalagi masyarakat kita sekarang begitu mengagungkan seni budaya dan berbagai pertunjukan musik/tari. Mengikuti sunnah Rasulullah saw jadi dianggap aneh dan asing 😦

      Reply
  2. Islam dimulai dengan keterasingan dan akan diakhiri dengan keterasingan pula, maka berbahagialan kita yang asing 😀
    Sayangnya di Indonesia, belum ada ustadz yang berani secara ternag2an menyatakan bahwa musik itu HARAM…….kecuali dari radio rodja, tapi mereka kan tv private dengan pemirsa terbatas bagi orang2 yang mencari kebenaran sesuai dengan al quran dan sunnah
    Sementara kebanyakan masyarakat masih mengikuti pola pikir lama……
    Ya semoga semakin banyak yang sadar

    Reply
    • yup betul, kita terasing karena kalah oleh hegemoni media dengan idealisme non Islam. Hanya segelintir media yang benar-benar Islami. Saya pikir inilah ladang dakwah yang harus digarap. Semoga makin banyak orang yang ‘terasing’ 🙂

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: