Juri X Factor Baca Blog Saya!

Setelah tulisan saya tentang X Factor Hanya Sandiwara menembus record tertinggi dalam sejarah saya ngeblog di wordpress, ada hal lain yang membuat saya tercengang. Apa tuh?

Sebelumnya, yang agak ahistoris alias gak mudheng tentang apa yang saya tulis ini, silakan baca dulu tulisan saya sebelumnya….. Udah dibaca? Oke, lanjut!

juri XFI 2013

para juri XFI 2013 (kika): Ahmad Dhani, Rossa, Anggun, Bebi Romeo.
Foto diambil dari https://twitter.com/mynameisrossa

Nah, yang membuat saya tercengang adalah komentar para juri untuk penampilan Novita Dewi di Gala Show 5 pada Jumat, 22 Maret lalu! Komentar dan celetukan mereka seolah-olah merespons tulisan saya itu. Begini kira-kira percakapannya:

Ahmad Dhani: “Kamu sudah pernah rekaman ya?”

Novita Dewi: “Eee..i-iya” (menjawab agak ragu)

Ahmad Dhani: “Gak papa, gak usah takut! Kalo udah ya gak papa, karena gak ada hubungannya antara sudah rekaman dan X Factor ini. Buat artis-artis yang sudah rekaman kalau mau ikut X Factor boleh-boleh aja. Belum tentu lho mereka yang sudah rekaman bisa diadu di X Factor ini..”

Bebi Romeo: “Wong jurinya aja gak bisa… Kalau saya ya, jujur saja, waktu pertama audisi saya sama sekali gak tahu kamu….”

Ahmad Dhani: “Kalo saya tahu…”

Bebi Romeo: “Oh… mungkin cuma Dhani yang tahu…”

Rossa: “Aku tahu, karena aku pernah lihat dia. Aku dulu pernah satu panggung sama dia.”

Bebi Romeo: “Oh… Rossa tahu ya… Dan saya mau menambahkan bahwa X Factor ini tidak dibatasi ya. Artinya, artis yang sudah rekaman pun boleh ikut X Factor ini. Bahkan mungkin gini ya… Ada anggapan bahwa artis yang sudah rekaman tidak begitu ngetop. Nah, lewat X Factor ini mereka bisa numpang ngetop. Itu boleh-boleh saja.”

See?! Saya yakin mereka baca blog saya. Kalaupun tidak, mereka pasti diceritakan oleh tim X Factor Indonesia (XFI) tentang isi tulisan saya. Pasalnya, blog ini nge-link ke facebook dan twitter. Sementara saya menjadi follower @XFactor_ID dan like fan page X Factor Indonesia di facebook.

Well, di satu sisi saya senang kritikan saya mendapat respon. Akhirnya para juri mengaku bahwa mereka mengenan Novita Dewi sebelumnya. Dan saya juga yakin pihak XFI senang ada salah satu pemirsanya yang menulis seperti saya, karena ini artinya acara mereka sangat berpengaruh di masyarakat. Namun di sisi lain, agak ketar-ketir juga nih sebagai pekerja media tempat XFI ditayangkan. Semoga tulisan saya tentang XFI tidak berpengaruh terhadap bonus tahunan hehehe 😀

Anyway, buat yang penasaran seperti apa percakapan para juri XFI di atas? Bisa dilihat di link ini

X Factor Hanya Sandiwara

tiket Gala Live Show RCTI

tiket Gala Live Show RCTI

Saya gak hobi nonton TV, apalagi saya gak punya TV di rumah, tapi saya bekerja di stasiun TV…. Nah loh  🙂 Dan saya kepincut acara X Factor Indonesia (XFI) karena melihat (bukan menonton) di TV kantor :))

Jujur, saya–dan mungkin juga hampir semua pemirsa TV–kepincut oleh penampilan Fatin Sidqia pada saat audisi. Hingga akhirnya saya selalu penasaran seperti apa penampilan dia di babak berikutnya, yaitu bootcamp, judge home visit, showcase, hingga gala show.

But overall, penampilan setiap kontestan di babak audisi yang ditampilkan di TV sangat menarik. Mulai dari yang suaranya bagus banget sampai yang jelek banget tapi pede banget yang bikin ngakak. Dan menariknya, selalu ada kejutan baru di tiap episodenya. Itu sebabnya, menurut saya, mengapa acara kontes musik ini menjadi acara yang paling ditunggu pemirsa TV seluruh Indonesia. Itulah mengapa X Factor Indonesia selalu mencetak angka TV rating tertinggi se-Indonesia setiap Jumat.

Nah, karena rasa kepincut inilah maka tumbuh rasa penasaran saya all about XFI, hingga saya googling all about XFI termasuk profil para finalis yang masuk Gala Show. Ternyata eh ternyata… saya dapati seorang finalis yang sudah masuk dapur rekaman meski tidak terlalu terkenal. Bahkan ia ternyata sudah menjuarai berbagai ajang kontes menyanyi internasional. Dan ternyata sang pacar yang juga masuk sebagai finalis XFI pun adalah vokalis band lawas yang juara kontes menyanyi internasional.

Terlepas dari kualitas suara dan teknik bernyanyi yang bagus, saya pikir agak tidak fair jika mereka bersaing dengan kontestan lain yang kelasnya penyanyi kafe, karaoke, bahkan kamar mandi. Dan ternyata pemikiran ini pun diamini banyak orang ketika di twitter ramai orang ‘menghujat‘ finalis yang sudah jadi penyanyi ini. Bahkan ada yang menduga, XFI ini hanya ajang mereka agar lebih terkenal dan albumnya laku di pasaran. Sehingga ada yang berkicau, “Kalau begitu Rhoma Irama mestinya boleh ikut XFI untuk menaikkan pamornya kembali.”.

Lucunya, saat audisi, para juri terlihat (atau berpura-pura) belum mengenal dua finalis yang sudah jadi penyanyi ini. Menurut saya, mustahil musisi sekelas Ahmad Dani, Bebi Romeo, dan Rossa tidak mengenal nama “Novita Dewi Marpaung” alias “Dewi Marfa” dan vokalis Sahara Band, “Alex Rudiart Hutajulu”. Karena itu, rasanya tidak berlebihan saat Gala Show 2 Anggun berkomentar untuk Novita Dewi, “Kamu itu bukan saingan para finalis lain, tapi saingan kita-kita (para juri).”.

Sekali lagi, terlepas dari kualitas suara dan teknik bernyanyi yang luar biasa dari dua finalis tersebut, tetap tersimpan misteri ‘sandiwara’ di panggung XFI. Coba deh perhatikan celotehan masing-masing juri; Bebi Romeo selalu berkata, “Juara satu sudah pasti lah dari kategori saya.” Ahmad Dani bilang, “Saya rela kamu jadi juaranya.”. Serta Anggun dan Rossa yang selalu memuji setiap penampilan penyanyi ini. Ditambah lagi, saat awal-awal audisi, Alex sempat berkicau di twitter, “3 besar sudah di tangan lah”.

Karena itu, tidak berlebihan pula kiranya jika ada yang berasumsi bahwa juara XFI sebenarnya sudah ditentukan alias di-setting dan saya tidak menafikan itu. Sebagai alumni Fakultas Ilmu Komunikasi yang bekerja di media massa, saya tahu benar seperti apa agenda setting itu. Tapi yang pasti, tulisan ini sama sekali tidak bermaksud mendiskreditkan siapapun, apalagi saya termasuk penikmat XFI dan Nu Dimension 😀

Jadi, untuk para fans dan supporter, jangan putus votingnya yaaa… Dan untuk para finalis, jika ada yang membaca tulisan saya, saya berharap kalian tidak berkecil hati karena kalian semua tampil kereeeen dengan suara yang keren banget. Karena itu–seperti yang dibilang Ryan NuDi, “Setiap episode adalah kesempatan terakhir kami, maka kami selalu berikan yang terbaik.”. So, just do your best 😉

“X Factor Indonesia gokil!” (mengutip kata-kata Rossa)

Umat Islam Tinggal Satu Generasi

kiamat-1Berdasarkan beberapa hadits shahih disebutkan, umur ummat Muhammad 1500 tahun. Sementara sekarang sudah tahun 1434 H. Dimana kita tahu, 1 H ditandai dengan hijrahnya Nabi dan para sahabat dari Mekkah ke Madinah yang terjadi pada tahun ke-13 masa kenabian Muhammad SAW.

Itu berarti 1434 H + 13 tahun kenabian di Mekkah = 1447 tahun. Dengan demikian, sisa masa Umat Islam = 1500 – 1447 =  53 tahun lagi, which is tinggal satu generasi lagi!!

Dari mana angka ini didapat?

Bahasan detil tentang umur umat Muhammad ini ada dalam buku yang ditulis ulama Timur Tengah, Ust Amin Muhammad Jamaluddin. Beliau mengutip hadits riwayat Al Bukhari yang artinya:

Perumpamaan kaum Muslimin dan Yahudi serta Nasrani, seperti perumpamaan seorang yang mengupah satu kaum (Yahudi) untuk melakukan sebuah pekerjaan sampai malam hari, namun mereka melakukannya hanya sampai tengah hari. Lalu mereka pun berkata, “Kami tidak membutuhkan upah yang engkau janjikan pada kami, dan apa yang telah kami kerjakan, semuanya bagi-mu”. Ia pun berkata, “Jangan kalian lakukan hal itu, sempurnakanlah sisa waktu pekerjaan kalian dan ambillah upah kalian dengan sempurna”.

Mereka (Yahudi) pun menolak dan meninggalkan orang itu. Maka orang itu mengupah beberapa orang (Nasrani) selain mereka (Yahudi), ia berkata: “Kerjakanlah sisa hari kalian dan bagi kalian upah yang telah aku janjikan untuk mereka (Yahudi)”. Sehingga ketika tiba waktu sholat Ashar, mereka (Nasrani) berkata, “Ambillah apa yang telah kami kerjakan untukmu dan juga upah yang engkau sediakan untuk kami.” Orang itu berkata, “Sesungguhnya sisa waktu siang tinggal sedikit.” Mereka (Nasrani) tetap menolak, sehingga orang itu mengupah satu kaum yang lain (Muslimin) untuk melanjutkan pekerjaan sehingga selesai sisa hari mereka (Nasrani).

Maka kaum itu (Muslimin) pun bekerja pada sisa hari mereka (Nasrani), yaitu sehingga terbenamnya matahari dan mereka pun mendapat upah yang sempurna yang dijanjikan kepada dua kelompok sebelumnya.

Seperti itulah perumpamaan mereka (Yahudi dan Nasrani) dan perumpamaan apa yang kalian (Muslimin) terima pada cahaya (hidayah) ini.

(HR Al Bukhari. Lihat Fathul-Kabir juz V hlm. 202 no: 5728).

Nah, penjelasan hadits ini menurut Al Imam Ibnu Hajar Al ‘Asqalani: “Para Ahli Naql telah sepakat bahwa masa (umur) bangsa Yahudi–sejak diutusnya Musa as–sampai diutusnya Muhammad saw adalah lebih dari 2000 tahun. Dan umur Nasrani dari jumlah itu sebanyak 600 tahun. Satu pendapat mengatakan lebih sedikit dari itu” (Fathul-Barri juz IV hlm. 449)

Ini artinya, umur Yahudi ialah 2000 tahun lebih – 600 = 1400 tahun lebih. Ust Amin Muhammad Jamaluddin mengatakan, menurut para ahli sejarah, “lebih” yang dimaksud adalah seratus tahun lebih sedikit, sehingga umur umat Yahudi adalah kurang lebih 1500 tahun.

Nah, masa 600 tahun untuk umur Nasrani itu berdasarkan HR Al Bukhari dari Salman, “Masa fatrah (kevakuman) antara Isa as dan Muhammad saw adalah 600 tahun.”.

Adapun ‘tambahan’ umur untuk umat Muhammad terdapat dalam hadits berikut:

Sesungguhnya Allah tidak akan melemahkanku, yaitu pada umatku, jika Ia mengulur (umur) mereka setengah hari, yaitu 500 tahun.” (HR Abu Nu’aim dalam Al Hilyah. LIhat Fathul Kabir juz II hlm. 126 No: 1807)

Jadi, umur umat Muhammad saw = umur umat Yahudi – umur umat Nasrani = 1500 (lebih sedikit) – 600 = 900 tahun lebih sedikit ditambah 500 tahun = 1400 tahun lebih sedikit.

Nah, “lebih sedikit” ini, menurut para ahli sejarah, sekitar 100 tahun. Maka dapat disimpulkan, umur ummat Islam adalah sekitar 1500 tahun.

Saya sempat menanyakan perhihal ini dengan seorang ustadz yang saya kenal. Awalnya beliau mengatakan belum pernah mendengar hadits ini. Namun malam harinya, ketika beliau membuka Kitab Fathul Barri, beliau mendapati hadits-hadits tentang umur umat Muhammad seperti yang saya tanyakan. Akhirnya beliau pun mengiyakan saya. Bahkan bahasan ini menjadi topik ceramah beliau selama beberapa pekan.

Well, saya bukan ahli sejarah, tafsir, maupun hadits. Saya juga tidak memaksa pembaca untuk meyakini tulisan saya. Namun sebagai seorang muslim, saya berharap tafsiran hadits di atas menjadi motivasi kita untuk menjadi lebih baik dan lebih bertakwa.

Apalagi melihat tanda-tanda yang bertebaran di muka bumi ini yang menjadi penanda makin dekatnya kiamat, semoga membuat kita semakin membenahi visi misi kita hidup di dunia ini.

Bahkan beberapa waktu lalu saya sempat berdiskusi dengan suami soal ini, hingga tercetus kata-kata, “Jika benar usia umat Islam tinggal satu generasi lagi, berarti perang akhir zaman akan terjadi pada generasi Kai (anak kami). Mungkin sebaiknya ia kita persiapkan untuk kelak berjihad bersama Imam Mahdi dan Nabi Isa as.” Wallahua’lam bisahawab.

Fisioterapi

Fisioterapi

Setelah seminggu keluhan low back pain (LBP) tidak kunjung mereda meski sudah terapi gerakan sholat, maka sejak 5 hari lalu saya ke dokter dan menjalani fisioterapi di RS Hermina Jatinegara. Dengan kombinasi gerakan sholat dan gerakan senam, alhamdulillah LBP saya berkurang. Mudah-mudahan Allah segera memberi kesembuhan, amiin..

Hal Paling Menakutkanku: BERSIN!

Masih soal low back pain (LBP) nih….

Setelah beberapa hari berusaha merajinkan diri sholat sunnah dengan tuma’ninah, LBP-ku lumayan berkurang.Tapi….. Rabu (6/3) kemarin pas kelamaan berdiri nunggu KRL telat sampai satu jam lebih, masyaallah! Kambuh kembali lah LBP ini, plus nyerinya menjalar sampai ke bokong. Jadi kalau duduk lumayan sakit 😦 

Plus juga, mungkin karena belum sempat fisioterapi dan kadang bawa beban berat dan duduk/berdiri terlalu lama, maka kumplit sudah lah penderitaan inih :(( Duduk salah, tidur salah, berdiri salah, gerak dikit teriak, “Adudududududuh…!!!”Image

Plus lagi aku lagi pilek nih. Jadi… yang paling menakutkanku adalah ketika BERSIN!! Kebayang kan kalau bersin semua otot tubuh tertekan dengan gerakan cepat, dan itu bikin nyeriiiii banget di wilayah punggung belakang bagian bawah. Sampai-sampai kalau berasa mau bersin, aku selalu berdoa, “Jangan bersin, Ya Allah…”.