Cara Masuk Surga Sekeluarga..

self reminder -_-

ihei

bachtiar-nasir

Oleh Ustadz Bachtiar Nasir

🍲1. Coba suatu hari ingatkan seluruh anggota keluarga begini;
“Kita kerjasama agar masuk surga sekeluarga yuk?”

🍡2. Bagaimana caranya?
Lihat surat Ath Thur 25-26.

“Para penghuni Surga membocorkan rahasianya bagaimana cara masuk Surga sekeluarga. Mau tau?”

🍳3. Ceritanya penghuni Surga saling bercengkrama berhadap-hadapan, masing-masing bertanya jawab bagaimana keluarga kalian dulu, koq bisa masuk Surga?

🍫4. Jawabnya seragam;
“Kami bisa masuk Surga karena dulu di Dunia, dikeluarga kami saling mengingatkan satu sama lain tentang siksa pedih Neraka”.

🍛5. Karenanya Visi rumah tangga orang beriman adalah:
“Peliharalah dirimu dan keluargamu dari siksa Neraka”
(At Tahrim; 6).
Ya Rabb, bagus!.

🍔6. Rumahku Surgaku, akan terjadi jika masing-masing anggota keluarga memelihara dirinya dan mengingatkan anggota keluarga lainnya dari siksa Neraka.

🍕7. Siapa yang tak sedih jika ada salah seorg anggota keluarganya (ayah, ibu, kakak atau adik) terjerumus ke lingkungan siksa “Neraka”?.

🍮8. Setiap anggota keluarga pasti sangat sedih jika Bahtera…

View original post 262 more words

Advertisements

Jangan Remehkan Dakwah Kepada Anak

self reminder

ihei

faudzil adhim

🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱

Oleh : Mohammad Fauzil Adhim

Jangan remehkan dakwah kepada anak-anak! Jika mereka telah terikat hatinya dengan Islam, akan mudah bersungguh-sungguh setelah dewasa. Maka, ketika engkau mengurusi anak-anak di sekolah, ingatlah sejenak. Tugas utamamu bukan sekedar mengajari mereka berhitung. Bukan! Engkau sedang berdakwah. Sedang mempersiapkan generasi yang akan mengurusi umat ini 30 tahun mendatang. Dan ini pekerjaan sangat serius.

Karenanya, jangan pernah main-main dalam urusan ini. Jika mereka engkau ajari curang dalam mengerjakan soal saja, sesungguhnya urusannya bukan hanya soal bagaimana agar mereka lulus ujian. Bukan. Yang terjadi justru sebaliknya, masa depan umat sedang engkau pertaruhkan!!!

Maka, ketika mutu pendidikan anak-anak kita sangat menyedihkan, urusannya bukan sekedar masa depan sekolahmu. Sekolah ambruk bukan berita paling menyedihkan. Yang amat perlu kita khawatiri justru lemahnya generasi yang bertanggung-jawab menegakkan dien 30 tahun mendatang.

Maka…, ketika engkau bersibuk dengan cara instant agar mereka tampak mengesankan, sungguh urusannya bukan untuk tepuk tangan saat ini. Urusannya adalah…

View original post 356 more words