Ketika Anak Membentak

Jangankan sama anak, sama orang tak dikenal pun pasti kita sakit hati kalau dibentak, apalagi sama orang terdekat yang kita sayangi 😦

Ketika anak membentak kita orang tua yang sudah mengandung, melahirkan, dan membesarkannya, rasanya sakiiit banget hati ini. Kalau gak ditahan, rasanya ingin membentak balik, tapi tentu saja hal itu tidak menyelesaikan masalah. Justru anak akan meniru hal-hal buruk dari orang tuanya.

Lantas, apa yang harus dilakukan? “Bicara baik atau diam,” itu pesan Kanjeng Nabi SAW. Jika lisan ini tak mampu mengeluarkan kata-kata baik, maka tutup mulut lebih baik.

“Jika kau marah, maka duduklah, jika masih marah, maka berbaringlah..” demikian pula pesan Rasulullah SAW. Jadi, lebih baik menarik diri daripada ribut. Istighfar yang banyak. Minta ampun sama Allah, karena bisa jadi perilaku kasar anak kita penyebabnya adalah dosa-dosa orang tuanya sendiri. Apalagi sebagai ibu yang mustajab doanya untuk anaknya, jangan putus doa pada Allah agar Allah melembutkan hati mereka, memperbaiki akhlak dan adab mereka. Bukankah hati anak-anak kita berada dalam genggaman-Nya Maka amat mudah bagi-Nya untuk membaliknya pula. Tak perlulah mendebatnya balik saat itu juga. Semoga Allah melembutkan hatinya.

Ya Allah bimbinglah kami agar bisa berkumpul bersama sekeluarga di surga-Mu kelak.. aamiin