Kai Berenang

Libur Lebaran kemarin Kai (7m) berenang sama Bapak & Ibu di Kolam Renang Persada, Halim, Jakarta Timur. Byur… byur…. segerrrr 😀

*Baju renang bapak ibu: Iqna’ fashion
**Celana renang Kai: Zigie Zag Cloth Diaper (aslo suitable for swimming)

Advertisements

You Will When You Believe

There can be miracles
When you believe
Through hope is frail
It’s hard to kill
Who knows what miracles you can achieve
When you believe
Somehow you will
You will when you believe

(“When You Believe” sung by Mariah Carey & Withney Houston)

Dalam 3 tahun ini, 2 buku–selain Al Qur’an–yang paling sering kubaca adalah “Quantum Ikhlas” dan “Law of Attraction“. Selain karena bukunya handy dan mudah dipahami, tapi alasan utama sering baca buku itu adalah karena BUTUH. Yup, aku butuh diingatkan bahwa apa yang kita inginkan sesungguhnya telah tersedia di alam raya ini, tinggal bagaimana kita meraihnya.

Sering aku mendengar keluhan orang-orang di sekelilingku tentang keinginan-keinginan yang tidak tercapai. Sebenarnya,–menurut 2 buku itu–bukan keinginan itu yang tidak tercapai, tapi mereka tidak berusaha meraihnya. Mereka terlalu fokus pada hal-hal yang TIDAK mereka inginkan, bukan pada APA YANG DIINGINKAN.

Jujur, aku pun kadang terjebak pada pikiran seperti yang dikeluhkan oleh orang-orang di sekelilingku itu. Itulah sebabnya aku butuh diingatkan bahwa Allah memperkenankan setiap doa, dimana doa adalah keinginan. Aku butuh diingatkan bahwa Rasulullah berpesan agar kita selalu yakin dalam memanjatkan doa. Dan salah satu upayanya dengan membaca lagi 2 buku itu.

Well, sebenarnya ada banyak banget buku motivasi yang bisa dibaca yang menurutku intinya sih sama aja… tapi karena kebetulan cuma punya 2 buku itu dan aku suka bangett, pas gitu di otak dan di hati … jadi ya yang dibaca itu. Apalagi buku “Quantum Ikhlas” memaparkannya lewat perspektif Al Qur’an, jadi ya cucok deh buatku yang muslim.

Sedikit sharing… Aku membaca ulang buku itu dan mempraktekkannya ketika ingin hamil dan menjelang persalinan. Alhamdulillah Allah mengabulkan apa yang kuinginkan!!! Ini bener lho, gak lebay.

Masih terngiang dalam ingatan rasa takut memasuki bulan ke-9. Yup, ada sedikit ketakutan untuk melahirkan, baik normal maupun cesar…. Meskipun lebih takut kalo melahirkan cesar sih . Selain karena takes plenty of money, melahirkan cesar yang aku tahu resikonya lebih banyak ketimbang normal. Dan aku adalah orang yang suka segala sesuatu yang alami.

Karena itulah aku tidak memfokuskan pikiranku pada hal-hal yang TIDAK aku inginkan, tetapi fokus pada apa yang AKU INGINKAN, yaitu: insyaallah aku melahirkan dengan mudah dan alami. Alhamdulillah itulah yang aku alami.

Selain memanjatkan apa yang aku inginkan lewat doa, ikhtiar atau usaha tentu saja diperlukan. Usaha dan doa adalah 2 hal yang tidak bisa dipisahkan, mereka berjalan beriringan, dimana jerih payah kita akan memperkuat keyakinan terkabulnya doa kita, dan doa adalah spirit yang menjiwai usaha.

Karena itulah aku rajin berenang setiap pekan agar dapat melahirkan dengan mudah dan alami–selain karena hobi dan manfaat olah raga tentunya . Selain berenang, aku juga rajin yoga untuk ibu hamil (senam hamil) di rumah dengan instrukturnya VCD . Dan karena aku orang visual, maka berkali-kali aku putar video animasi 3D proses kelahiran alami yang kuunduh dari youtube.

Lantas, apakah ketakutan-ketakutan itu hilang? Tidak. Aku berdamai dengan ketakutanku. Aku yakin, ketakutan atau kekhawatiran itu ada agar kita bertindak antisipatif. Yup, aku tetap melakukan langkah antisipatif terhadap ketakutanku itu–tetapi tidak fokus di situ lho–antara lain dengan menabung sejak usia kandungan 1 bulan, jaga-jaga kalau aku terpaksa di-cesar. Selain itu juga berusaha menetralkan pikiran tentang kelahiran cesar.

Ketakutan pada rasa sakit menjelang persalinan normal juga aku antisipasi dengan mempelajari beberapa pose melahirkan dan teknik pernapasan. Di samping tas travel persiapan melahirkan, aku juga menyiapkan 1 kantong plastik besar berisi bantal empuk yang sudah disarungi sarung bantal katun yang adem. Sekedar jaga-jaga kalau aku harus berjam-jam menahan mules/rasa sakit di RS. Berbagai mp3 musik-musik relaksasi dan murotal juga sudah aku copy ke ponsel. Karena aku tidak ingin memakai obat penghilang rasa sakit.

Hasilnya? Alhamdulillahirabbil’alamin bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan… proses melahirkanku lancar, mudah dan alami persis seperti apa yang aku inginkan. Hanya 2,5 jam mules, terus langsung brojol. Dan aku tidak membutuhkan musik relaksasi dan bantal empuk. Alhamdulillah…. Allah tidak pernah ingkar janji, bahwa Dia pasti memperkenankan doa hamba-Nya.

Semoga curhat ini bermanfaat buat yang baca dan juga buat mengingatkan diriku sendiri. Yakinlah, You will when you believe!

Lancar Melahirkan Berkat Renang?

”Cepet banget bu, sudah bukaan 9. Jarang-jarang lho anak pertama cepat begini,” ujar bidan jaga saat memeriksaku di ruang bersalin.

Banyak yang bilang, proses bersalinku termasuk lancar dan cepat. Hanya 2,5 jam sejak mulai kontraksi hingga brojol. Bahkan saat tiba di RS ternyata sudah pembukaan 9 dan siap mengejan. Malahan sehari sebelumnya masih berenang. Yah.. Alhamdulillah, sudah dilancarkan Allah.

“Mungkin berkat rajin berenang,” ujar suamiku. Emang sih, sejak kehamilan 4 bulan, tiap pekan aku rajin berenang. Selain karena hobi, yang kutahu, renang adalah olah raga yang aman utk ibu hamil. Alhasil, selama hamil Kai, aku terhindar dari nyeri punggung, fit selalu, dan alhamdulillah melahirkan dg lancar. Wallahua’lam :-)…

Beruntungnya Orang yang Rajin Renang

Berenang bisa jadi merupakan salah satu olahraga yang menyenangkan, sehat dan santai. Orang yang rajin renang juga akan banyak mendapatkan keuntungan. Apa saja?

Dikutip dari Swimming.about.com dan 24hrfitness.co.uk, Senin (29/11/2010) renang memberikan latihan kardiovaskular yang sangat baik, sehingga dapat memperkuat otot jantung dan meningkatkan pengiriman oksigen ke bagian tubuh yang berbeda.

US Water Fitness Association (USWFA) menuturkan berenang bisa memberikan beberapa manfaat fisik, sosial dan mental.

Seseorang yang senang berolahraga renang akan mengalami peningkatan kekuatan dan fleksibilitas, stamina otot dan keseimbangan, fisik dan postur tubuh yang lebih baik, serta bisa berfungsi sebagai obat yang efektif dan cepat dalam hal penyembuhan otot.

Berenang juga dapat mengendalikan berat badan karena merupakan salah satu pembakar kalori yang hebat, dan meringankan pikiran yang stres dan tegang. Sehingga memicu tingkatan energi yang lebih besar. Hal ini akan membuat seseorang berada dalam kondisi sempurna baik secara fisik maupun mental.

Karenanya renang bisa menjadi salah satu pilihan bagi orang yang mengalami obesitas atau menderita gangguan otot di kaki serta masalah punggung bagian bawah. Dan saat seseorang meluncur ke dalam air, akan meningkatkan sirkulasi darah ke otot dan membuat tubuh lebih santai.

Penelitian juga menunjukkan bahwa perempuan hamil pun bisa mendapatkan manfaat dari berenang, yaitu membuat otot-otot perut menjadi lebih kuat (otot yang penting saat mengandung bayi), serta mengurangi ketidaknyamanan selama hamil seperti kekakuan sendi dan tekanan darah tinggi.

Pada perempuan yang baru saja melakukan operasi payudara, melakukan renang bisa menjadi bagian dalam hal proses pemulihan. Hal ini dianggap menjadi sarana yang menguntungkan karena melibatkan semua kelompok otot utama. Meski demikian seseorang tetap harus berkonsultasi terlebih dahulu sebelum melakukan program latihan ini.

Di-copas dari sini

Berenang Harus Pakai Baju Renang!

Sering kita temui papan pengumuman bertuliskan seperti judul di atas di area kolam renang. Dulu sempat su’uzon juga saat baca pengumuman itu. “Paling biar jualan baju renangnya laris,” pikirku dalam hati. Tapi ternyata setelah berkeliling, kolam renang tersebut tidak menjual baju renang sama sekali .

Tapi ternyata ini pengumuman gak main-main lho! Seorang teman pria yang ‘nekat’ nyebur ke kolam renang dengan baju biasa (celana hawai + kaos oblong) langsung ditegur oleh penjaga kolam dan diminta untuk mengganti bajunya. Waduh…

“Rese amat sih?” pikirku. Emang apa bedanya pake baju biasa sama baju khusus berenang? Tapi ternyata eh ternyata, ada alasan ilmiah logisnya lho.

Bahan kaos dan celana training atau celana hawai adalah bahan katun. Bahan katun ternyata menyerap kaporit (chlorin). Zat kaporit yang terserap dalam kaos dapat menggerus permukaan kulit kita. Akibatnya kulit menjadi kering dan kasar. Selain itu pula, serat-serat katun yang tertinggal di kolam dapat menyumbat filter-filter dan pompa kolam renang. Jika filter dan pompa kolam rusak akibat hal ini, tentu akan membuat biaya perawatan kolam jadi tinggi.

Nah, baju khusus berenang itu terbuat dari bahan sintetik yang disebut bahan spandex dan lycra. Bahan ini tidak menyerap kaporit dan tidak meninggalkan serat-serat halus di kolam renang. Selain itu, bahan lycra/spandex mempunyai sifat menahan pengaruh sinar UV yang dapat membakar kulit. Karena itu, memakai pakaian khusus berenang saat berenang di kolam renang berfungsi untuk melindungi diri sendiri dan aman untuk pihak pengelola kolam renang . Jadi, win win solution deh .

Bumil Berenang

Sebelum hamil, aku udah tahu kalo olah raga paling aman untuk bumil tuh berenang. Yoga juga termasuk siy…. tapi tentu saja hanya gerakan-gerakan tertentu. Tapi 2 minggu lalu waktu periksa ke dokter, dokter menyarankan untuk berenang.

“Berenang bagus, terutama untuk back pain (sakit punggung bawah),” ujar Bu dokter.

Berhubung sejak hamil ini aku gak PD berenang sendirian, maka aku selalu minta ditemenin. Kalo gak sama teman perempuan, ya sama suami. Pasalnya pernah saat hamil muda aku berenang sendirian. Abis berenang kok rasanya lemes banget, terus pandangan sempat gelap. Duh, bahaya niy… Jangan sampai pingsan di kolam renang. Tapi alhamdulillah siy gpp waktu itu.

Tapi masalahnya, kalo berenang sama suami, tentu kudu di kolam renang umum lah yaw! Secara selama ini aku kalo berenang selalu di kolam renang khusus muslimah. Jadi gak pernah-pernahnya punya baju renang muslimah alias ‘burqini’. Toh yang berenang semuanya muhrim. Jadi gak khawatir soal hijab.

Nah, sejak dokter menyarankan olah raga renang selama hamil, baru deh kepikiran baju renang muslimah, supaya bisa berenang bareng suami. Agak ribet juga siy nyarinya, secara banyak yg ngaku baju renang muslimah, tapi modelnya rada ngetat di badan gitu… Tapi alhamdulillah akhirnya dapet juga baju renang muslimah yg syar’i. Jadi, bisa berenang bareng suami deh di kolam renang umum…

Kalo gw berjilbab, ntar gak bisa berenang donk…?

10 tahun lalu, saat hendak berhijab, hanya satu hal yang mengganjal hati, yaitu BERENANG!

“Ci, ntar kalo gw berjilbab, gw gak bisa lagi berenang dong?” curhatku pada seorang akhwat yang lebih dulu berhijab rapi.

“Ya udah, ntar cari suami yang punya kolam renang,” selorohnya.

10 tahun lalu belum ada yang namanya kolam renang khusus muslimah, apalagi baju renang muslimah alias burqini (burqo + bikini). Boro-boro ada, kepikiran aja belum. Apalagi hobiku berenang. Saat SMA, setiap Ahad aku rutin berenang. Namun saat kuliah rutinitas ini sempat terhambat lantaran sulitnya mencari kolam renang dekat kampus.

Anyway…. Niat berhijab saat itu cuma satu, yaitu: Karena diperintahkan dalam Al Qur’an titik. Menurut pengetahuanku yang terbatas, perintah Allah jika tidak dijalankan hukumnya dosa. Karena itulah aku niat berhijab. Tapi yah… namanya setan, pasti ada aja cari celah dalam hati. Herannya, si setan ini kok tahu aja ya aku hobi berenang hehehe . Makanya setelah semua aspek udah oke, kok ndilalah yang membuatku ragu adalah ketakutan tidak bisa berenang lagi.

Namun alhamdulillah dengan keyakinan, “Jika aku niat karena Allah, Dia pasti Memudahkan segalanya untukku”, maka dengan bismillah aku mulai berhijab tepat 1 Syawal 1421 H.

Sejak saat itu, praktis aku off berenang. Sempat tergoda juga siy waktu saudaraku mengajakku berenang, aku hampir menanggalkan hijabku di kolam renang. Tapi alhamdulillah Allah menjagaku.

Lalu 2 tahun kemudian, aku mendengar keberadaan kolam renang khusus muslimah. Subhanallah… Lalu tanpa ragu aku langsung mendatangi kolam tersebut.

Kolam renang itu dibangun di sebuah lahan kosong di wilayah pinggiran Bandung. Kolam itu didisain sedemikian rupa bertembok tinggi agar terhijab (tertutup) dari pandangan mata yang bukan muhrim. Memang ukuran kolamnya tidak seluas kolam renang umum. Selidik punya selidik, kolam tersebut dibangun oleh seorang ustadz. Subhanallah… Kreatif sekali ustadz itu. Aku jadi ingat hadits Nabi yang menganjurkan 3 jenis olah raga, yaitu MEMANAH, BERKUDA, dan BERENANG.

PEMICU KANKER, WASPADALAH!!!

Dapet dari grup ini. Semoga bermanfaat buat kita semua…

Gula adalah umpan kanker . Dengan mengurangi gula, berarti juga mengurangi suplai makanan penting bagi sel kanker. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dengan aspartam dan itu berbahaya. Pengganti alami yang lebih baik dapat berupa madu atau tetes tebu tetapi dalam jumlah yang amat sedikit. Garam meja pun mempunyai tambahan kimia untuk membuat warnanya putih. Alternatif yang lebih baik adalah dengan garam laut.

Susu sapi membuat tubuh memproduksi mucus, terutama di organ bagian dalam. Kanker diumpan oleh mucus. Dengan mengurangi susu dan menggantikan dengan susu kedelai tawar sel kanker akan kelaparan.

Sel kanker tumbuh dengan subur di lingkungan asam. Diet anti daging adalah bersifat asam, yang terbaik adalah memakan ikan dan ayam daripada daging sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotik ternak yang menumbuhkan hormon dan parasit yang berbahaya, terutama bagi penderita kanker.

Diet dengan 80% sayur dan buah segar , biji-bijian dan kacang-kacangan membantu tubuh dalam lingkungan alkalin. 20%nya bisa diperoleh dari makanan matang termasuk kacang. Sayur segar menyediakan enzim hidup yang mudah diserap dalam 15 menit untuk memelihara dan meningkatkan pertumbuhan sel sehat. Untuk memperoleh enzim hidup untuk membangun sel sehat, cobalah minum jus sayur segar (semua sayuran termasuk kacang2an) dan makan sayuran mentah 2 atau 3 kali sehari. Enzim rusak pada temperature 104 derajat Farenheit atau 40 derajat Celcius.

Hindari kopi, teh, dan coklat yang mempunyai kafein tinggi. Teh hijau adalah alternative terbaik yang mempunyai sel penumpas kanker. Yang terbaik meminum air bersih atau air yang telah disaring untuk menghindari racun dan logam berat dalam air ledeng.

(FORWARDLAH PADA ORANG-ORANG YANG ANDA SAYANGI)

Fit Ala Rasulullah

1. SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu, sholat subuh berjamaah. Hal ini memberi hikmah yg mendalam antara lain:
– Berlimpah pahala dari Allah
– Kesegaran udara subuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TB
– Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan
 
2. AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasul selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Jum’at beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. “Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman” (HR Muslim)

3. TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN
Selama hidupnya, Rasulullah tidak pernah makan sampai kenyang. Sabda Rasul : “Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan) “(Muttafaq Alaih)

Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda:
Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.Bahkan ada satu tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dengan adanya Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan.

4. MAKAN MAKANAN HALAL & THAYIB
Tidak hanya halal, Rasulullah memakan makanan yang thayib atau baik bagi kesehatan tubuh. Sebagai orang Arab, Rasulullah biasa mengkonsumi kurma, susu, buah tin, minyak zaitun, madu lebah, gandum, tajin gandum, rebusan sayur, daging, labu manis, khabish. Menu-menu di atas bersifat alami dan bebas zat aditif.

5. SEDIKIT TIDUR
Sedikit tidur bukan berarti kurang tidur, melainkan tidur dalam takaran yang cukup. Dalam kesehariannya, Rasulullah tidak pernah begadang sehabis sholat Isya’. Tapi Rasulullah selalu bangun malam untuk sholat. Berdasarkan sebuah hadits, Rasulullah itu beristirahat dengan sholat, bukan dengan tidur. Sabda beliau, “Ya Bilal, istirahatkan kami dengan sholat”.

6. OLAH RAGA
Jenis olah raga yang dicontohkan Rasulullah adalah berkuda, memanah, dan berenang. Berkuda merupakan olah raga yang membutuhkan dan membangun kekuatan fisik. Memanah adalah olah raga yang membutuhkan konsentrasi dan ketepatan. Sementara berenang adalah olah raga yang mampu membakar banyak kalori.

7. GEMAR BERJALAN KAKI
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir,pori- pori terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung.

8. TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah : “Jangan Marah!” (diulangi sampai 3 kali). Ini menunujukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa. Ada terapi yang tepat untuk menahan marah:
– Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring
– Membaca Ta ‘awwudz, karena marah itu dari Syaithon
– Segera berwudhu
– Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati

9. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT.

10. TAK PERNAH IRI HATI
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat.

::Ya Allah,bersihkanlah hatiku dari sifat sifat mazmumah dan hiasilah diriku dengan sifat-sifat mahmudah…: :

(jat/dari berbagai sumber)

Muslimah Berenang


Jika kau tanya apa yang kulakukan akhir pekan kemarin? Aku jawab, “Memanjakan diri!” Aku membaca sepuasku, kontemplasi, hang out with my friends, tidur, yoga, dan berenang!

Yeah, berenang! Sudah lama banget gak berenang. Sebuah hobi yang hampir kutinggalkan ketika memutuskan berhijab. Karena (dulu) berenang agaknya jadi barang ‘mahal’ bagi muslimah berhijab, karena kolam renang khusus muslimah jumlahnya terbatas. Kalaupun ada, tempatnya agak jauh, dan harganya lumayan lebih mahal (meskipun yang terakhir ini relatif. Red). Habis berenang, badan jadi suegarrrr, pikiran jadi ikutan fresh!

Jangan sangka lho, para jilbaber lebar gak lihai berenang! Aku aja takjub. Gak nyangka gitu lho, jilbabers yang pantang memperlihatkan lekuk tubuh ini pada jago renang! (Eits, jangan bayangin yang nggak-nggak lho!). Mulai dari remaja muslimah sampai ummahat yang badannya udah agak melar, pada jago renangnya. Bener deh, don’t judge the book by its cover!

Yeah… jadi muslimah—apalagi berjilbab—bukan berarti gak bisa ini itu kan? Bukankah anjuran Rasulullah SAW untuk bisa memanah, menunggang kuda, dan berenang itu ditujukan untuk ummat muslim? Jadi, bukan untuk laki-laki saja tho?

Yang pasti, berhijab bukan untuk membatasi ruang gerak muslimah. Justru dengan berhijab jadi lebih kreatif dan inovatif. Buktinya, akhwaters pada jago renang juga tuh !

Ket: gambar sekedar ilustrasi